“Alhamdulillah…”
ucapku syukur. Teringat dengan sebuah potongan arti ayat dalam Al-Qur’an, “Nikmat Allah Mana Lagi yang Engkau Dustai?”
Memang benar, tidak akan mampu diriku mendustai besarnya nikmat yang diberikan
Allah SWT kepadaku.
Subhannallah.
Maha
Suci Allah. Di penghujung tahun 2013 Masehi ini. Aku dirundung dua hal yang
sering membuat perasaanku cemas. Cemas, ya cemas. Cemas maksudku, bukan cemas
takut dikejar anjing gila. Namun, cemas di sini cemas gembira. Dua hal, dua
pengalaman di bulan Desember memberi banyak pengalaman bagi diriku. Berawal
dari pengalaman menjadi seorang pemateri di salah satu Forum Studi Islam
(Islam) di Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas, kota Padang, Sumatera Barat.
Aku sebenarnya seorang
yang takut tampil di muka umum. Namun, hari itu aku coba mengubur rasa takut
tersebut. Berawal dari ajakan teman yang juga menjadi pemateri di sana. Sebut
saja Rusef. Cowok berbadan dan memakai kaca mata. Ia menawariku untuk ngisi
materi tentang administrasi organisasi. Ia yakin aku mampu menjadi pemateri di
sana. Sebenarnya, ada rasa ingin menolak, takut tidak optimal memberikan materi
nantinya. Apalagi pesertanya, mahasiswa baru yang akan menjadi kader di
organisasi tersebut. Al Kahfi, itulah nama organisasi tingkat fakultas yang
bergerak di bidang kerohanian Islam tersebut.
Mungkin, ia berpedoman
pada dua pengalamanku yang pernah menjadi Sekretaris Umum Forum Studi Islam
(FSI) yang ada di Fakultas dan di Universitas-ku. Suatu kebanggan bagiku, ia
mengajakku menjadi pemateri di sana. Tanpa berpikir banyak, aku langsung
memutuskan menjadi pemateri. Tekatku seakan kuat ingin mengukir sejuta pengalaman.
Aku kukuh-kan jiwa ini untuk berani tampil di muka umum. Meskipun itu baru
pertama bagiku. Banyak organisasi yang aku ikuti, tapi aku merasa masih sering
kurang percaya diri tampil di muka umum. Aku menyadari kelemahanku. Namun, aku
tidak ingin terlalu berlarut risau dengan kelemahan itu. “Aku harus bangkit,
aku harus bangkit!” Kataku dalam hati.
Berawal dari tekat itu,
aku temui seorang dosen yang sering datang ke wisma (asrama mahasiswa). Tempatku
tinggal di kota Malin Kundang itu. Pada malam hari aku minta file-file terkait
administrasi dan selanjutnya aku olah sesuai kreatifitas-ku. Hari “H” tiba,
dengan cuaca tidak bersahabat aku dan Rusef pergi ke sana.
***
Ceritaku kedua, tidak
kalahnya dengan kisahku yang pertama. Kali ini cerita tentang Konser
Musikalisasi Puisi “Akulah Sang Raja” di penghujung tahun 2013. Tepatya tanggal
31 Desember 2013. Setelah beberapa kali latihan di ruang Indo Jati, lingkungan
Taman Budaya, kota Padang. Berlatih hingga larut malam, ditemani dengan penyair
handal tak menyuruti semangat-ku dan teman-teman untuk berlatih membaca puisi.
Tidak seperti membaca puisi biasa, aku dilatih membaca puisi dengan gaya yang
berbeda. Sebab, untuk seorang penyair dituntut bisa menampilkan karya dengan
gaya yang unik dan berbeda. Aku mencoba bersyair di iringi grup musik yang
pernah tampil di salah satu program acara di TVRI Sumbar. Sungguh pengalaman
pertama, berlatih membaca puisi di hadapan penyair yang tidak diragukan lagi
pengalamannya.
Eng, ing, eng!!!
Saatnya penampilan itu tiba. Aku datang lebih awal dari waktu yang ditentukan.
Berharap ada latihan terakhir. Nyatanya tidak ada. Ya, sudah.. Tidak apa-apa.
Sehabis melaksanakan shalat isya, aku-pun mengganti kostum yang telah kubawa
dari wisma. Berbusana batik, bercelana goyang dan sepatu lokak hitam plus kaca
mata hitam menyoroti diriku di hadapan penonton yang datang. Saatnya MC
memanggil namaku. Aku bersiap menuju panggung. Wah, subhannallah wal hamdulillah aku-pun tampil. Membaca puisi berjudul
“Pertiwi.” Aku cukup memukau penonton. Terima kasih tuhan, terima kasih sahabat
pena-ku.
Biodata:
Nama aslinya Hasan
Asyhari, ia memiliki nama pena Hasan Al Faritsi. Tulisannya sudah banyak
dibukukan dalam antologi bersama. Baik berupa kumpulan surat, cerpen dan puisi.
Karya pertamanya berupa Antologi Cerpen “Pesona Odapus” (FAM Publishing,
2012). Ia memiliki e-mail: asyhari_hasan@yahoo.com.
Dengan facebook “Hashan Asyharii.”
Untuk menghubunginya, silakan kontak nomor handphone
085272985628.